2016

Hallo!

2016 merupakan tahun yang sangat bersejarah dan penuh dengan kejutan-kejutan yang alhamdulillah indah sekali πŸ™‚

10 Maret 2016

Hari itu perjuangan suami untuk melanjutkanstudinya dengan beasiswa tercapai, suami saya sukses mendapatkan beasiswa LPDP! πŸ™‚

Ingat sekali bagaimana terharunya kami ketika mengetahui pengumuman tersebut, sampai nangis terharu karena sungguh perjuangan tidak akan mengkhianati hasil yaa πŸ™‚ Alhamdulillah cita-cita dan target hidup kami sedari awal sebelum menikah untuk dapat melanjutkan jenjang pendidikan kami satu per satu bisa terwujudkan, alhamdulillah πŸ™‚

1 April 2016

Hari dimana saya tidak percaya sampai saat ini bahwa saya bisa berjuang segitu kuatnya melahirkan sesosok bayi, buah hati kami πŸ™‚

Berawal dari pecah ketuban di pagi hari pukul 09.00, 2 kali induksi karena bayi belum masuk ke jalan lahir dan pembukaan belum meningkat (fyi, untuk kasus pecah ketuban, bayi harus dilahirkan dalam waktu 24 jam sejak pecah ketuban), serangan kontraksi bertubi-tubi yang luar biasa tidak pernah diduga seperti itu :D, prosesΒ mengejan yangΒ ternyata tidak mudah (sangat tidak mudah), sehingga akhirnya setelah perjuangan 12 jam si bayi keluar dengan sehat dan selamat dengan berat badan 3.5kg dan panjang badan 50cm. (pantesan susah ngedennya yaa, bayinya besar!)

Bayi besar buah cinta kami ini, diberikan nama Ghazi Mahira Argani, pejuang kami yang akan selalu menemani kami berjuang melewati segala asam garam dan manisnya kehidupan πŸ™‚

Baca lebih lanjut

Iklan

Bapak’s Notes : Welcome to the world, kak!

reblog in my site okay πŸ˜€

Kiki Ahmadi's Blog

Hi Kak,Β apa kabar?

For 38 weeks, Bapak and Ibu have anxiously waiting to meet you. We often wonder how will you look like and on the first day of April 2016, you decided to answer that question yourself by coming out into our world. Earlier that day, Bapak was watching Daredevil series when suddenly Ibu broke her water. We then rushed to pack our stuff and went to Bunda Hospital in a car driven by a very friendly Uber driver. After 12 grueling hours, finally you was delivered safely and healthily at 10.09 pm.

For that, we couldn’t feelΒ grateful enough.

Lets start with your name first. Ghazi Mahira Argani.

Lihat pos aslinya 170 kata lagi

Alhamdulillah, 8 Maret 2015 – Part 2

Hello again!

Hai teman-teman! Jumpa lagi dengan saya disini.

Sesuai dengan janji saya di postingan sebelumnya, saya akan mereview kembali kinerja vendor-vendor dalam pernikahan saya pada 8 Maret 2015. Jadi, silahkan dibaca dengan baik yaa πŸ™‚

Disclaimer: all review in this blog are belong to my opinion and my thought, based on the fact that i’ve experienced. So if you disagree, please just keep it in your mind and push the close button πŸ˜€Β 

Mari dimulai reviewnya! πŸ˜€

Baca lebih lanjut

Hallo nak!

Hallo nak!

Hari ini menurut hitungan ibu, usiamu sudah 16 minggu (walaupun menurut tante dokter usiamu sudah 17 minggu).

image

Terimakasih atas perjuanganmu selama ini.. banyak sekali yang telah kamu lalui, tapi alhamdulillah kamu selalu tumbuh dengan kuat dan sehat.. terimakasih ya nak untuk tumbuh dengan sehat dalam rahim ibu.. terimakasih untuk berjuang tumbuh dengan sehat walaupun saat itu ada kista sebesar 7.34cm dalam rahim ibu.. terimakasih untuk terusΒ  berusaha menyerap nutrisi dari ibu meskipun selama 14 minggu ibu selalu mual, muntah dan tidak nafsu makan sepanjang hari.. terimakasih untuk perjuangan dan pengertianmu dalam menghadapi gonjangan dan keriuhan di jalan raya karena ibu dan bapak masih mengendarai kendaraan roda dua.. ya bapak dan ibu saat ini belum bisa untuk membeli banyak fasilitas karena harus terus menabung untuk rencana tahun depan..

Baca lebih lanjut

Alhamdulillah, 8 Maret 2015 – Part 1

Hello!

It’s been an ages since the day i was posted my wedding plan in this blog hehehe πŸ˜›

Hallo teman-teman pembaca blog saya!

Hayooo sudah pada nungguin review saya yaa? πŸ˜› πŸ˜€

Pertama-tama, saya ingin mengucap syukur alhamdulillah, alhamdulillah, saya sudah lulus dari status calon pengantin dan secaraΒ resmi berhasil dinikahiΒ oleh laki-laki pujaan hati saya pada tanggal 8 Maret 2015 di Jakarta. Yeay!! πŸ™‚

Hmm sudah tak sabar membaca review saya?

Oke oke, hari ini saya akan review tuntas semua kinerja vendor-vendor dalam pernikahan saya ya. Semoga bisa berguna untuk teman-teman calon pengantin yang masih pusing mencari vendor yang oke dengan harga yang asik πŸ™‚

Disclaimer: all review in this blog are belong to my opinion and my thought, based on the fact that i’ve experienced. So if you disagree, please just keep it in your mind and push the close button πŸ˜€Β 

Saya akan mengurutkan review saya ini menjadi beberapa bagian dan berdasarkan sektor-sektor yang dilakukan oleh masing-masing vendor dan berikut disertakan dengan nama vendor dan nomor kontaknya.

Untuk bagian pertama, saya akan mereview tentang catering dan dekorasi.

Baca lebih lanjut

Swadaya!

Hai!

Hari ini saya mulai dan akhiri dengan indah, cukup melelahkan, dan berkesan. Mulai hari ini Kiki menempati rumah kita berdua (hereinafter called as “Yellow House”) yang masih minim perabotan untuk bertahan hidup. Seperasaan saya, ini salah satu momen terbesar Kiki sebagai seorang laki-laki, untuk hidup sendiri, tanpa ada mbak yang mencucikan baju, bersihin toilet atau bersihin kamar. Mulai hari ini Kiki lakukan semua sendiri (ya walaupun secara hitung-hitungan serba sendirinya hanya 1 bulan sebelum muncul kehadiran saya dalam Yellow House sebagai Mrs. Ahmadi).

Dari awal kami (saya dan Kiki) mempersiapkan si Yellow House, kami lakukan semua nya sendiri. Mulai dari cari rumah, beli alat kebersihan, pesan gorden di tanah abang, cari tukang teralis, beli perabotan primer, pindahin barang-barang Kiki dari kosan lantai 3, semuanya swadaya. Kiki pernah nyeletuk bercanda “Kayaknya kita jodoh banget punya rumah di Jalan Swadaya, kita swadaya banget semuanya dari ngurus nikahan sampe ke urusan rumah”.

Kalau dipikir-pikir dan mendengar cerita teman-teman yang sudah lebih dulu menikah, sepertinya saya dan Kiki termasuk pasangan swadaya dan insyaallah mandiri. Kami benar-benar melakukan semua sendiri. Lelah? pasti, ya Mayestik, Tanah Abang, Cipinang, Cikini, Tebet, Bandung, Margaasih, Pasar Minggu, Depok dan sekitarnya sudah kami lalui dengan berkendara motor demi persiapan nikah dan isi si Yellow House. Bahagia? tentunya, saya dan Kiki bebas menentukan apa yang kami mau. Dan ya, ini adalah jawaban atas semua doa-doa saya ke Allah SWT selama ini. Mendapatkan pasangan hidup yang mandiri dan bertanggung jawab πŸ™‚

Hari ini, alhamdulillah sudah mulai isi-isi kebutuhan primer untuk si Yellow House. Ya walaupun banyak dari isian si Yellow House adalah hasil hibah dan minjem ke Mama, tapi alhamdulillah, setidaknya Kiki bisa tidur (cukup) nyaman disana πŸ˜€

Mungkin semua yang saya dan Kiki lakukan tidak mudah dan tidak sempurna karena kemampuan kami yang terbatas, tapi saya yakin semua usaha swadaya dan persiapan yang telah kami lakukan selama ini merupakan bagian dari perjalanan kami menuju kedewasaan dan rumah tangga yang kuat dan mandiri.

Doakan kegiatan swadaya kami berjalan dengan baik dan lancar ya teman! Selamat malam dan selamat beristirahat πŸ™‚

Selamat Tinggal 2014, Selamat Datang 2015!

Hallo!

Sambil menikmati pergantian tahun, mari berusaha lebih produktif mengasah kemampuan saya dalam menulis! πŸ˜€

Saat saya mempublikasikan tulisanΒ ini yaitu 31 Desember 2014 11:48 PM yang artinya, dalam hitungan menit akan kita sambut tahun yang baru, 2015!

Berbicara mengenai pergantian tahun, akan lebih indah kalau juga membicarakan refleksi kehidupan selama setahun belakangan ini. So lets start the review! πŸ˜€

Alhamdulillah, Allah SWT masih memberikan saya umur untuk menjalankan kehidupan di dunia. Banyak sekali yang bisa saya syukuri atas nikmat yang Allah berikan di 2014.

Tahun 2014 ini tahun yang baru untuk saya dalam dunia pekerjaan. Pengalaman berpindah divisi, mempunyai lingkungan kerja, teman dan bos baru tidaklah mudah. Sepanjang 2014 saya banyak belajar, belajar untuk beradaptasi dan bekerja dengan ritme & working load yang cukup padat. Alhamdulillah saya diberikan bos yang tidak hanya pandai memberikan pekerjaan, namun juga pandai untuk mengajarkan saya banyak hal. Ya walaupun tempat yang baru ini juga bukan berarti tempat yang sempurna, karena akan selalu kekurangan dan kelebihan dimanapun seseorang bekerja, namun sejauh ini saya yakin saya bisa mengatasi kekurangan tersebut dan menikmati kelebihannya. Semoga di tahun 2015 saya bisa lebih banyak belajar dan mendapatkan promosi atau kenaikan gaji atas kerja keras saya selama ini. Amiiiinn, doakan ya teman-teman πŸ˜‰

Tahun 2014 ini, tahun yang bersejarah dalam kehidupan percintaan saya. Tahun ini saya dilamar oleh laki-laki yang sangat saya cintai dan diam-diam saya kagumi dan banggakan (ya diam-diam, karena saya tidak mau mengakui kalau saya kagum dan bangga sama dia, gengsi banget hehe πŸ˜› ). Banyak kejadian sebelumnya yang akhirnya kami (saya dan Kiki) yakin untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi. Sepanjang 2014 kami menjalankan proses tersebut, mulai dari perkenalan dengan orang tua dan adik-adik Kiki yang berasal dari Surabaya, Kiki melamar saya langsung ke ayah saya, perkenalan antar keluarga kami yang akhirnya berujung pada lamaran saat itu juga, persiapan pernikahan, dan banyak lagi yang membuat saya ketemu terus dengan Kiki hampir setiap hari πŸ˜€

Tahun 2014 ini, tahun yang lebih baik bagi saya dalam hal kesehatan. Tahun ini saya tidak mengalami penyakit serius dibanding tahun-tahun sebelumnya. Tidak pernah pingsan lagi, tidak pernah sesak lagi, tensi darah baik, bahkan saya bisa mendonorkan darah saya kemarin. Menurut saya, kesehatan saya membaik karena saya lebih bahagia, jadi penyakit menjauh dari saya (yeaayy!) πŸ˜€

Tahun 2014 ini, banyak hal berubah di keluarga saya. Kakak perempuan saya satu-satunya menikah dan kakak laki-laki saya satu-satunya memiliki anak. Karena semuanya tidak tidak tinggal di rumah semenjak menikah dan berkeluarga, maka saya menjadi anak satu-satunya di rumah. Saat ini rasanya lebih aneh dibandingkan dulu (karena kedua kakak saya kuliah di luar kota, jadi dulu saya juga pernah mengalami hal “tinggal sendirian di rumah”), rasanya ayah dan mama lebih memanjakan saya. Mungkin karena mereka tau saya sudah dilamar dan akan menikah di 2015, dan ditambah keputusan bahwa saya akan keluar tidak tinggal lagi di rumah mereka, jadi segala tindakan yang mereka lakukan lebih manis rasanya. Pulang ke rumah dibukakan pintu (bahkan mulai dari pintu pager dibukanya), di sms kalau diatas jam 9 malem belum sampai rumah, dibuatin masakan kesukaan, dibantuin urus administrasi nikah dan yang paling favorit dari semua itu, diterimanya laki-laki pilihan saya dengan sangat baik oleh mereka. Sering saya perhatikan, mata bahagia yang mereka tunjukan setiap kali saya pulang dengan Kiki atau Kiki main ke rumah. Bahagia banget melihat orang tua saya bahagia menerima laki-laki pilihan saya sendiri πŸ™‚

Banyak hal yang tidak saya tulis disini yang telah terjadi di 2014 namun sangat saya syukuri. Terima kasih ya Allah atas semua nikmat dan kebahagiaan yang telah diberikan selama ini. Insyaallah saya siap menghadapi 2015! πŸ™‚

Doa saya diakhir tahun 2014 ini; semoga keputusan yang telah saya ambil untuk menikah dengan Kiki tidak salah dan dapatΒ terus saya jaga komitmen tersebut seumur hidup, semoga saya bisa menjadi istri dan anak yang baik untuk keluarga saya kelak, semoga saya menjadi pribadi yang lebih baik yang bisa berguna untuk sesama manusia, semoga saya diizinkan Allah untuk bisa mendapatkan ilmu yang lebih lagi (saya ingin melanjutkan kuliah saya tahun depan, doakan ya teman-teman!), semoga saya diberikan dan dilimpahkan nikmat, rejeki, kesehatan dan keberkahan dalam hidup, dan semoga negara yang saya hormati dan sayangi, Indonesia, bisa menjadi lebih baik dan dijauhi dari permusuhan, kebencian, ketamakan, serta kesedihan. Amiin amiin ya rabbalalamin..

Sekali lagi saya ucapkan dengan penuh semangat, Selamat datang 2015!!!! πŸ™‚ πŸ™‚ πŸ™‚